Occupational Health Safety Assessment Series (OHSAS) 18001 : 2007

Sistem Manajemen Lingkungan berdasarkan ISO 14001:2004
9 June 2015
Menikmati Macet Jakarta
10 June 2015

Occupational Health Safety Assessment Series (OHSAS) 18001 : 2007

Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja berdasarkan OHSAS 18001:2007

Berapa banyak kecelakaan yang dapat dicegah, nyawa yang bisa diselamatkan ketika kita Peduli terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Lingkungan kita. Sistem yang baik tidak akan menghasilkan sesuatu yang diharapkan tanpa kepedulian dari pelaksananya. Lets be safety!

OHSAS merupakan salah satu standar Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang diakui secara internasional. OHSAS dikembangkan melalui kerjasama kurang lebih 50 badan sertifikasi dan lembaga konsultan professional dari beberapa Negara seperti British Standards Institution, Bureau Veritas Quality International, Det Norske Veritas, LIoyds Register Quality Assurance, dan sebagainya. Setelah disepakati oleh para perumusnya, maka standar OHSAS dipublikasikan oleh BSI (British Standards Institution) pada tanggal 15 April 1999.

OHSAS terdiri dari 2 seri yaitu :

  • OHSAS 18001 : 1999 mengenai Occupational Health and Safety Management Systems Specification, yang telah direvisi menjadi OHSAS 18001 : 2007
  • OHSAS 18002 : 2000 mengenai Guidelines for the implementation of OHSAS 18001

Tujuan dari OHSAS adalah untuk menjadi panduan penerapan manajemen K3 di lokasi kerja yang diakui tingkat Internasional.

Penerapannya bersifat sukarela, tidak diwajibkan. Jadi Organisasi dibebaskan untuk mengikuti standar ini ataupun mengikuti standar lain yang bersifat lokal, misalnya SMK3 berdasarkan PP No 50 Tahun 2012. Standar ini mengikuti Siklus PDCA (Plan-Do-Check-Act) sama seperti standar Mutu dan Lingkungan.

Untuk menerapkannya pada kegiatan Operasi Organisasi maka hal berikut ini harus dilakukan:

  1. Memiliki Komitmen untuk mencegah kecelakaan dan penyakit akibat kerja, mematuhi peraturan terkait Keselamatan Kesehatan Kerja, dan melakukan perbaikan terus menerus dalam bidang K3.
  2. Mengindentifikasi resiko dan bahaya pada setiap Departemen/Fungsi yang terdapat pada Organisasi, dan menetapkan pengendaliannya.
  3. Mengidentifikasi ketetapan UU dan peraturan hukum yang berlaku secara Nasional dan Daerah tempat Organisasi beroperasi.
  4. Menentukan tujuan, target dan program (OTP/Objective Target Program) untuk mengendalikan risiko dan bahaya yang melebihi batas normal.
  5. Membuat program perencanaan untuk OTP yang sudah ditetapkan
  6. Membuat perencanaan dan persiapan terhadap keadaan darurat
  7. Melakukan evaluasi Pemantauan dan Pengukuran dari Program yang dibuat, kemudian melakukan tindakan perbaikan dan pencegahan.
  8. Melakukan Tinjauan Manajemen secara rutin sebagai bentuk komitmen perbaikan berkesinambungan.

Untuk menerapkan standar OHSAS, ada beberapa tahapan penerapan yang dapat dijadikan panduan, yaitu :

  1. Pelatihan para senior manajer dan staf inti (Penguatan pemahaman dan komitmen)
  2. Penyusunan Struktur Organisasi K3 (Pembuatan Tim K3)
  3. Penyusunan Draft Kebijakan K3 (Statement of Commitment)
  4. Identifikasi aspek dan bahaya K3, evaluasi risiko K3 (HIRADC)
  5. Penetapan tujuan, sasaran, dan program (OTP)
  6. Penyusunan Manual dan Prosedur sistem sesuai standar K3
  7. Penyusunan prosedur pengendalian operasional
  8. Perbaikan Kebijakan, Manual, dan Prosedur sebelum diterbitkan
  9. Pelatihan Auditor Internal untuk K3
  10. Pelatihan Kepedulian K3 kepada seluruh Departemen
  11. Melakukan Audit K3 Internal
  12. Melakukan Tinjauan Manajemen
  13. Memilih Badan Sertifikasi
  14. Audit Awal dan Audit Sertifikasi

Dalam membangun sistem, Organisasi dapat mengkaji isi standar klausul per klausul ataupun menggunakan bantuan tenaga ahli (lembaga Konsultan) yang sudah berpengalaman.

Ketika menerapkan Sistem OHSAS, maka secara langsung Organisasi berkomitmen untuk menjaga para pekerja dan pengunjung untuk aman dan selamat, dan mengurangi angka kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Mari kita jaga keselamatan kita. Lets be safety and healthy…

Referensi :

  1. OHSAS 18001 : 2007 (www.iso.org)
  2. http://www.bsigroup.com/en-GB/ohsas-18001-occupational-health-and-safety/BS-OHSAS-18001-Revision/

1 Comment

  1. […] cek di tulisan ini untuk melihat deskripsi dan penjelasan mengenai OHSAS […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *