The Key to Boost Up Your Self & Your Business

4 Basic Simple Question!
28 April 2017
Perubahan OHSAS 18001 ke ISO 45001:2016
3 May 2017

The Key to Boost Up Your Self & Your Business

yuk tetapkan goal dan rencanakan cara mencapainya

The Key to Boost Up Your Self & Your Business

Itu sepertinya adalah judul yang paling pas untuk tulisan kali ini. Perlu sebuah kunci supaya diri kita semakin cepat untuk mencapai performa maksimalnya, begitu juga dengan bisnis atau pekerjaan kita.

Ceritanya, beberapa minggu lalu, saya silaturahmi dengan Kang Rendy Saputra dalam Kopdarnya yang diadakan di Bukalapak. Saya datang nggak ontime, baru bisa merapat pukul 10 siang.

Kopdar kali ini bukan main, isinya ilmu semua, dari pagi jam 8 sampai jam 5 sore. Tipikal Kang Rendy, setiap ngisi acara offline pasti di rekam untuk di update di media online doi. Sungguh sangat efisien sekali. Sekali show, dua tiga pekerjaan langsung diselesaikan.

Okay, ada satu materi yang bagi saya ini oke banget, untuk dibagikan, yaitu mengenai

The Key to Boost Up Your Self & Your Business
Judul materi aslinya adalah Sinergy.

Gini, kita mulai dengan logika sederhana.

Setiap Organisasi Bisnis yang ingin GROWTH (SCALE UP)
maka dia akan membutuhkan Sumber Daya, yaitu

  1. Sumber Daya Manusia
  2. Sumber Daya Financial
  3. Sarana Prasarana : – Gedung – Website – Teknologi – Tools-Tools Marketing & Sales
  4. Dan Sumber Daya lainnya termasuk jaringan

Contoh, coba kita bayangkan, PT Indomarco (Indomaret), saat ini mempunyai 26.000 outlet di Indonesia. Seberapa besar Resources yang dibutuhkan? Dengan jumlah outlet segitu, artinya dia harus memiliki :

  • 26.000 bangunan fisik
  • 8 karyawan per titik artinya ada 8 x 26.000 = 208.000 Karyawan!
  • Supplier untuk bisa mencover 26.000 titik

Coba bayangkan! Bisa anda rasakan?

Contoh lain, Keke Busana, saat ini sudah memiliki 650 titik Outlet, dengan pendapatan masih dibawah 100 M per tahun. Target Rendy Saputra sebagai CEO, harus tembus 1,2 Triliun, baru beliau boleh RESIGN hehehe.
Coba kita bayangkan, seberapa banyak RESOURCES yang seorang Rendy Saputra butuhkan?
Terasa energynya?

Sinergi itu adalah cara tercepat untuk mencapai keberhasilan

Kang Rendy memberi contoh, mengenai beberapa contoh Sinergy yang beliau lakukan. Mengadakan syukuran film (inspira Picture) di tempat yang keren dan mewah, Djakarta Theater.
Harga sewanya pun bukan main, menyentuh angka 500 juta rupiah!

Dari modal nol rupiah, beliau selesaikan dengan cara yang keren dan elegant.
Kira-kira gimana caranya bisa dapetin duit segitu?

Beliau bangun engagement dengan para followersnya di facebook.
Beliau promosi gila-gilaan, dan sharing value ke para pembicara, dan akhirnya? Sukses!

800 orang datang pada hari itu, dan semuanya membayar tiket senilai kurang lebih 700.000 (ada yang lebih murah).
Pembicaranya semuanya GRATIS!
Bintang Filmnya juga GRATIS untuk acara syukuran itu
Kok Bisa? Yap, karena sinergi yang dibangun dengan sangat baik.

SINERGI itu akarnya adalah NETWORKING
Maka, kita harus menjadi THE GREAT NETWORKER

Nah, untuk menjadi seorang Great Networker, ikuti 4 langkah di bawah ini

  1. Love to Make a FRIENDSHIP, maka Anda harus menjadi FRIENDLY

Gini, kadang ada buanyak banget kesempatan untuk berjejaring yang menghampiri kita, tapi KITA terlalu AUTIS dengan kesibukan kita sendiri. Akhirnya kita menjadi ORANG YANG KAKU, ORANG YANG SOK SIBUK.

Coba yuk kitalihat Rendy Saputra, punya 8 Bisnis yang sekarang jalan, dan semuanya JALAN.
Beliauagak skeptic sama orang yang bilang, FOKUS dulu ke SATU. Iya kalau hasilnya bagus, kalau nggak bagus gimana?

Yang bener itu, FOKUS sampai SELESAI. Entah itu SATU, DUA, TIGA, SERIBU, asal anda mau KOMITMEN untuk menyelesaikannya, dan mengurangi JAM TIDUR anda, maka DO IT!

Perbanyak berteman, dan tetapkan tujuan setiap datang ke Pertemuan atau Event. Gue harus ngapain disana, harus dapet berapa banyak temen. Harus nyari peluang apaan.

  1. Fokus Pada PERIPERAL (Titik Persinggungan)

Gini, Orang akan tertarik pada hal-hal yang sama dan menjadi kepentingannya. Contoh , Rendy mengajukan ke Zaky Bukalapak, 14.000 Kaos untuk sponsor acara saya KSN, Zaky Nolak karena kemahalan.

Rendynawarin, promo apa gitu, tapi Zaky masih bingung, masih belum dapet titik pertemuannya.

Lalu dia bilang, Ren, Ruangan gue di Buka Lapak bisa dipakai untuk Komunitas Lu!

Nah! Itu, Itu titik periperalnya. Saya butuh tempat ngumpul di Jakarta, dan Zaky nawarin itu.

Kadang, Titik PERIPERAL itu sesuatu yang nggak kita sangka-sangka, dan bisa jadi PELUANG baru!

“Contoh, saya ke TELKOMSEL, saya ngajuin SPONSOR, saya pikirin dulu, apa yang dibutuhkan oleh TELKOMSEL. Mereka butuh USER AQCUISITION.

Maka saya tawarkan, BISA nggak TELKOMSEL ngasih Paket Data atau Layanan TELKOMSEL ke 14.000 Peserta KSN sebagai SPONSOR? Hasilnya? DEAL MEN!”

“Contoh, Gimana saya deketin Artis? Gimana saya ngajak mereka jadi Artis saya?

Simpel, Artis itu butuh PRODUSER yang SIAP untuk PERJUANGIN FILMNYA LAKU DIPASARAN! Dan saya mengambil peran itu!

Target ARTIS bisa dapet PIALA CITRA minimal 1 juta penonton, dan SAYA JANJIKAN, saya akan FIGHT untuk 5 juta PENONTON!

Coba Rasakan Energinya. Saya LANGSUNG TURUN TANGAN, Saya JAHIT ORANG-ORANG HEBAT, saya transfer MIMPI SAYA! Dan mereka IN!

Gimana cara ngejaga MEREKA? SImpel, saya BUKTIIIN BAHWA RENDY SAPUTRA NGGAK CUMA OMONG DOANG!

Saya buktiin di lapangan, saya support semuanya, All!

Mereka nggak usah mikirin dana, saya yang pikirin, coba rasakan energinya, dapet?”

Memang luar biasa semangat Business Coach satu ini. Actionnya super keren! Yuk kita mulai, bersemangat mencari titik periperal yang kita butuhkan dengan para partner kita.

  1. Ber-MAKLUM pada yang tidak bertemu titik PERIPERAL nya, Ber-MAKLUM pada yang tidak SEPAKAT.

“Begini, kadang kadang. Ada orang yang SKEPTIS, ngomong ke saya gini

Lebih enak KERJA SENDIRI dan merasa NYAMAN dengan KESENDIRIANNYA, dan NGGAK MAU kerja TIM atau SINERGI.

Bener sih, bener. TAPI, saya jamin. Bisnisnya nggak akan BESAR. Bisnisnya nggak akan jangka panjang

Kalau misalnya, pas ketemu sama orang, ada yang nggak nyambung sama kita, tetap dengarkan. Bermaklum lah dan tetap jalin silaturahmi yang baik.”

  1. Banyak MEMBERI daripada MENERIMA

Yang terakhir, banyak orang yang tujuannya SINERGI adalah untuk MENDAPATKAN sesuatu dulu, baru MEMBERI. Nah, ini logika yang kebalik. SALAH KAPRAH.

Pertama-tama, kita HARUS GIVING! Tanpa mikirin apa YANG KITA DAPAT. Serahkan itu pada mereka, mau ngasih kita apa, yang penting TULUS aja.

Dan JANGAN PERNAH JUAL CATALOG MASALAH KITA

Kebanyakan dari kita, waktu ketemu orang, yang DICERITAIN MASALAH AJA!

TRUST ME! Itu nggak ada menariknya sama sekali di mata teman-teman kalian!

Pikirin, apa yang Temanmu BUTUHKAN!
Penuhi, apa yang Customer kamu BUTUHKAN!

Berikan, apa yang Mentor kamu BUTUHKAN!

Coba kasih itu GRATIS ke Mereka! Bantu Mereka! Maka MEREKA AKAN MEMBANTUMU JUGA. Itu yang seorang Rendy Saputra rasakan!

Contoh, tahun 2012, Jamil Azzaini menulis tentang saya di FB, padahal saat itu saya bukan apa-apa, bukan siapa-siapa.

Kemarin, tahun 2016 akhir, staf beliau minta bantuan saya, untuk promosiin Akademi Trainer. Mereka nanyain berapa Fee saya untuk jadi AFFILIATE mereka?

“Saya bilang, GRATIS!!!! Bagi saya AT sudah bantu saya banyak dulu. Dapet Pesannya? JAMIL AZZAINI mendapat benefit dari BENIH yang beliau tanam 4 tahun lalu ke seorang RENDY SAPUTRA See??”

Maka, persedikit musuh perbanyak silaturahmi, perbanyak memberi, perbanyak bantu orang.Pesen saya nih ya, BERSAHABATLAH dengan TIM anda! Jadilah seorang CEO yang disukai!
Coba bayangkan begini, misal RENDY SAPUTRA ingin jadi PRESIDEN,
Coba bayangin kalau RENDY SAPUTRA orangnya nggak disukai, apa yang terjadi?
Saya nggak akan kerja-kerja, hari-hari saya kerjaannya cuma nanganin KONFLIK aja

Kebayang kan?

Nah, ini SUPER PENTING buat anda para pebisnis UKM, BUATLAH TIM ANDA MENCINTAI ANDA DENGAN TULUS!

Caranya gimana?

GIVING, GIVING, GIVING!

Maka, mereka pun akan melakukan yang terbaik untuk Perusahaan Anda!


Semoga Bermanfaat dan Sampai Energinya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *